Have you ever listen “gitar?”,no,I mean gitar not guitar.
Gue adalah salah satu pengagum “seragam”,tapi BUKAN
penggila.Mulai dari bokap gue,kakek,kakak,om,pakde,sepupu,kakak-kakak ipar gue,semua adalah cowok berseragam lengkap dari pengendali tanah,air,udara,
sampai pengendali jalan raya,semuanya ada.Mungkin karena gue tumbuh di
lingkungan yang demikian gue jadi semacam pengagum kali ya.
Kenapa lo suka banget?Menurut gue
1. Gagah.
2. Good attitude.
Itu semua gue liat dari bokap gue sih.Saking deketnya gue
sama bokap gue,waktu upacara hari kemerdekaan gue aja ngikut.Lo nggak
upacara?enggak lah,kan gue mahasiswa.Disana gue ketemu banyak cowok cewek
berseragam.Gue juga sempet ketemu sama temen-temen gue yg jadi perwakilan buat
upacara disana.Damn gagah bener temen-temen gue.Satu yang gue juga seneng dari
temen gue yang berseragam adalah,tetep care.
Bayangin aja,dalam posisi siap di DP,temen gue
manggil-manggil gue bisik-bisik tetangga,karena di belakang ada
pengasuhnya.Cuma buat say hello.Dan gue sangat respek sama temen yang care
banget sama gue.Sampai-sampai bokap gue nyuruh gue buat nyamperin di DP.Ya
kali,bisa-bisa dimakan pengasuhnya gue -_-.
Lautan seragam,buat ngegambarin suasana yang ada di sana.Tapi
akhir-akhir ini gue sempet nyayangin banget,ya ibarat fans yang kecewa sama
idolanya.
Gue emang pengagum yang berseragam,tapi ENGGAK semua.Gue
lebih suka sama “seragam” yang
1. Good attitude
2. Smart.Pinter disini nggak harus pinter sebatas
ruang lingkup kecil “akademik”.
Dengan otomatis “seragam”itu dengan sendirinya memunculkan
point ke 3,yaitu kharismatik.Gue yakin nggak semua “seragam” punya point ke
3.Karena point ke 3 itu nggak bisa diciptakan,tapi bisa dimunculkan dengan
sendirinya.
Banyak banget temen-temen gue yang Cuma memanfaatkan
seragamnya,hanya untuk kepentingan yang menurut gue itu ngejatuhin nilai daripada
seragam mereka sendiri,otomatis si pemakainya juga.Tapi gue bilang
mayoritas.Masih ada kaum minoritas.Walaupun minoritas[kebaikan] selalu ditutupi
oleh mayoritas[keburukan].
Gue pernah nemuin “seragam” yang bener-bener qualified
banget. Ketika itu gue ketemu di sebuah mall,dan taunya itu kakak kelas gue
sendiri.Lulusan terbaik sekolah gue,lulusan terbaik di spesialis pengendali
tanah[kalo ga salah],karena selalu menjadi yang terbaik,dia dikirim deh ke luar
negeri.Gue juga bingung kenapa yang baik-baik selalu jadi aset luar negeri
-_-.Segitu ga butuhnya apa negara gue.Untungnya dia balik,dan so pasti menjadi
yang terbaik.Smart?so pasti lah!Good attitude?yups.Kenapa gue bisa bilang iya
dengan mantapnya?
“seragam” itu, salah satu indikator untuk menentukan apakah ia baik/buruk dalam
hal point 1 good attitude adalah apakah mereka “suka bermain dengan gitar”.Mungkin
itu bukan indikator yang pertama,tapi itu indikator yang umum terpampang nyata
dan benar keberadaanya.
Lo tau bray,yang gue shock adalah sampai dia lulus,ga pernah
sekalipun dia ngurusin masalah cewek.Kata dia sih itu bukan prioritas dan bukan
hal yang layak untuk diprioritaskan pada saat itu.Yang ada di benak dia adalah
gimana caranya dia bisa mencetak prestasi.Ya kayak yang lo liat sekarang
ini,terbaik,terbaik,dan terbaik yang ada Cuma itu,nggak ada yang lain.
Waooww,cool cool and cool,kata-kata yang bisa gue ungkapin
buat nanggepin hal itu.Asli gue bisa mastiin cuma 1 dari 10 “seragam” yang
kayak gitu.Beda banget sama kebanyakan temen gue -_-.
Dan secara otomatis dia punya point ke 3.Kharismatik.
Saking kharismatiknya ketika dia nanya ke gue
“dalam rangka apa ke sekolah?”
Gue jawab “naik bus kak”
Kambiiiingg,ga nyambung pakek bangeeett.Grogi kali ya
gue!malu banget gue!malu-maluin lebih tepatnya.Berat sih suaranya,jadi ga
jelaskan nanya apaan.Bukan salah gue dong kalo gue salah jawab,haft.
Dan lo tau,menurut gue,kakak kelas gue itu,ga perlu khawatir
yang namanya ga pernah “main gitar” dan emang ga perlu menurut gue.Karena apa?
Dengan sendirinya,pilihan-pilihan yang berkualitas itu akan datang dengan
sendirinya,dan dia Cuma perlu memilih yang berkualitas dari yang
berkualitas,terbaik dari yang terbaik.Dan inget BUKAN mencari-cari pilihan apa
adanya yang tersedia.Because “good girl for good boy,bad girl for bad boy” kata
temen gue sih.
That’s why I call “An elegant uniform”
Closing : “your attitude is like a price tag,it shows how
valuable you are”

.jpg)
.jpg)
.jpg)